detakjambi.com, tanjab barat- Wakil Ketua DPRD
Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hasan Basyri Harahap, S.H., melaksanakan
kegiatan reses masa sidang 2025–2026 di Desa Pematang Lumut, Kecamatan
Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Kamis
(5/2/2026).
Reses yang berlangsung di daerah
pemilihan (Dapil II) ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana
penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut
dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat
yang antusias menyampaikan berbagai usulan dan keluhan.
Dalam
dialog bersama warga, sejumlah aspirasi disampaikan, di antaranya
permintaan agar program dan kegiatan pembangunan desa dapat dimasukkan
ke dalam program aspirasi (pokir) DPRD. Warga berharap aspirasi tersebut
dapat diperjuangkan agar segera direalisasikan oleh pemerintah daerah.
Menanggapi
hal tersebut, Hasan Basyri Harahap yang juga merupakan politisi Partai
NasDem menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan seluruh
aspirasi masyarakat.
"Semua permintaan
masyarakat akan saya tampung. Apa yang disampaikan hari ini menjadi
tanggung jawab saya selaku wakil rakyat untuk memperjuangkannya," ujar
Hasan Basyri Harahap.
Saat diwawancarai awak media,
Hasan Basyri Harahap menyampaikan harapannya agar ke depan terjadi
perubahan kebijakan, khususnya terkait ketersediaan anggaran daerah.
"Insya
Allah, mudah-mudahan ke depan ada perubahan dan dana kembali tersedia.
Daerah inilah yang menjadi harapan saya untuk menjalankan amanah kepada
masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini tetap akan kita
perjuangkan," ungkapnya.
Ia juga menambahkan
bahwa proses realisasi aspirasi memerlukan tahapan administrasi. Oleh
karena itu, masyarakat diminta untuk melengkapi usulan melalui proposal
resmi.
"Sebagian masih menunggu proses
perubahan anggaran. Masyarakat diminta membuat proposal, nanti akan kita
sampaikan kepada Bupati Tanjung Jabung Barat agar bisa segera
ditindaklanjuti dan cepat terlaksana," tuturnya.
Kegiatan
reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif
antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga kebutuhan dan kepentingan
warga Desa Pematang Lumut dapat terakomodir dalam program pembangunan
daerah.*

